Kamis, 13 Oktober 2016

Welcome Problem! Are You ready to be Finished?

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

                                                                                                                           
Well....hello everyone!! Semoga selalu tetap semangat ya dalam menjalani aktivitasnya. Saat ini aku sedang berada disela-sela waktu kosong dikantor, baru aja aku selesai ngerjain tugas dan saat ini masih belum ada kerjaan. Daripada bengong gak jelas, aku pengen nulis aja...hehe

Sekalian juga mau memuhasabah diri sendiri, pengen ingatin diri sendiri yang masih banyak kurang, salah dan khilafnya selama ini. Apa ada yang tertarik ikutan???:D Kalau ada yukkk merapat! Jangan bosan buat bacanya yaa....

Let’s!!!!!!

Pernah gak kita sadar kalau waktu begitu cepat berlalu. Yang dulunya kita masih kecil sekarang kita sudah dewasa, dulu kita masih sekolah SD eeh udah SMP aja, yang SMP gak nyadar udah SMA, yang SMA gak nyadar udah kuliah aja dan yang baru ngerasain jadi Mahasiswa baru eeh udah dipenghujung semester akhir :’) Contohnya seperti aku Sob, udah tuaa nee :D atau ada yang dari kecil langsung gede??? :D

Nah... gimana? Waktu terasa cepat kan? Padahal waktu tidak pernah bergerak cepat ataupun lambat. Waktu tetap berjalan sebagaimana biasanya. Bahkan kita juga tidak sadar banyak membuang waktu kita untuk hal-hal yang sia-sia, banyak melakukan kelalaian, hal-hal  yang tidak penting dan tidak mendatangkan manfaat. Daaaaan... kita semua baru sadar dan menyesal dikemudian hari.

Disela-sela waktu yang kita jalani, kita terus bertumbuh. Yang dari kecil kita hanya tau soal bermain dan belajar sekarang setelah dewasa kita lebih banyak tau hal-hal dari berbagai sisi, semua akan terasa lebih kompleks dan rumit. Mulai banyak tantangan, masalah dan sebagainya. Satu persatu kejadian baik itu tentang hal baik maupun hal buruk hinggap di dalam kehidupan kita. Tak lain itu semua adalah hal lumrah yang akan terjadi untuk menjadikan kita manusia-manusia  tangguh dan sukses dalam menjalani kehidupan.

Demikian,seharusnya kita bertumbuh dari hari ke hari semakin baik agar kita bisa lebih baik dan nyaman dalam menjalani keseharian. Right??

Tidak ada hidup yang tidak memiliki masalah, ketika perut kita lapar namun tidak ada yang bisa untuk dimakan itu adalah masalah. Ketika kita marah dan sakit itu adalah masalah dan ketika kita mencintai seseorang namun tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan itu pun juga termasuk masalah :D *hayooo baper, wkwk... dan masalah –masalah lainnya.

Dari rentetan tersebut, masalah tidak seharusnya membuat kita ciut dan memilih untuk bungkam atau mengakhiri kehidupan, karena masalah ada untuk dihadapi dan diselesaikan dengan cara yang tepat, bijak dan benar. Masalah adalah jalan untuk kita bisa belajar,memiliki pengetahuan, pengalaman dan menjadi lebih baik.

Pernah kah Sobat pada zona permasalahan yang begitu sulit?? Atau pernah liat temen, kerabat, sahabat, yang berada pada zona itu?? Aku rasa semua orang pasti punya  permasahalan dalam hidupnya. Namun ada yang tampak dan ada yang tidak tampak.

Yang tampak itu contohnya yang “Galau”.... haha....contoh sederhana aja sih. Kadang di medsosnya penuh dengan kata-kata sedih, sumpah serapah, entah karena marah sama orang lain, entah karena kecewa, ditipu, lagi sedih dan sebagainya. Sebenarnya medsos gak salah buat numpahin segala pikiran atau curhatan, toh medsos emang dibuat gunanya untuk itu. Coba deh liat di wall status, pasti tulisannya sebelum kita mengetik adalah "Apa yang kita pikirkan?" atau "Tulis sesuatu..." Jadi jangan salahkan orang-orang juga ketika mereka memilih media itu untuk ajang melampiaskan apa yang mereka rasakan walaupun kadang banyak yang melakukannya dibatas tidak wajar. Hufftt... dunia ya seperti ini :")

Yang tidak tampak mungkin contohnya adalah ketika seseorang yang hidup dalam keterbatasan, entah itu cacat, tertimpa musibah, ekonomi sulit , dll. Namun, dari keterbatasan itu ia selalu bersyukur, tersenyum ramah kepada siapapun yang ia kenal, berusaha, hidup dan pikiran yang selalu positif. Seperti hidup tanpa beban dan masalah, padahal dari yang tampak sangat memprihatinkan. Ya... dan ketika melihat mereka yang dalam keterbatasan ada satu hal yang aku pahami yaitu, meskipun mereka berada dalam permasalahan sulit dan keterbatasan, tapi....keterbatasan tidak membuat mereka terbatas dalam bersyukur, keterbatasan tidak membuat mereka terbatas dalam kesabaran, tidak terbatasnya doa, usaha dan harapan mereka untuk menggapai kesuksesan.

Mungkin Sobat-Sobat semua tau seorang motivator dunia Nick Vujicic yang mengalami keterbatasan fisik. Yaaa dengan melihat Nick pasti kita akan berpikir dia tidak dapat melakukan apapun dengan hidup seperti itu. Tapi siapa sangka, ia menjalani hidupnya dengan sangat normal bahkan terbilang sukses besar. Ia adalah seorang akuntan, memiliki perusahaan, hobi berenang, motivator dunia, bahkan ia memiliki keluarga istri dan anak yang sangat mencintai dan mendukungnya.

Aku juga pernah memiliki masalah yang membuat aku sedih tapi kesedihan yang aku alami tidak ada artinya jika dibandingkan dengan permasalahan dan keterbatasan yang dimiliki oleh Nick. Aku ngerasa gak pantas untuk berlaku tidak adil terhadap diri sendiri disaat aku yakin aku pasti mampu mengatasinya. Karena keterbatasan itu juga bisa kita sendiri yang ciptakan bukan keadaan. Tapi ada hal yang masih teringat jelas, seorang sahabat pernah mengirimi aku pesan singkat yang ia kutip dari kata-kata Khalifah Ali Bin Abi Thalib, yaitu:

“Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit. Karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pernah menyerah untuk mencoba dalam amanah, keikhlasan dan kejujuran. Maka jangan katakan pada Allah aku punya masalah, tetapi katakan pada masalah AKU PUNYA ALLAH Yang Maha Segalanya” - 
Ali bin Abi Thalib
Kata-kata Khalifah Ali bisa kita jadikan pembakar semangat bukan??? atau sekalian refreshing, coba deh pergi ke suatu tempat yang adem, sejuk, dan berangin. Rasakan masalah itu sambil memejamkan mata, rileks... Rasakan dan hayati setiap masalah yang saat ini sukar dan sedang kamu hadapi!! Bagaimana?? angin terasa begitu ringan kan??. Nah, begitu juga masalah kita, seringan hembusan angin yang akan berlalu.

Kita memang harus yakin bahwa masalah/konflik dapat kita lewati, atasi dan kita selesaikan dengan baik. Betapa pun beratnya penderitaan dan sulitnya kehidupan. Ibarat bahwa malam akan berlalu, seiring dengan akan datangnya siang kembali.  Dan kita memang harus memperiapkan diri bila memang pada saatnya malam datang menggantikan siang kembali.

Semua yang berpangkal pasti akan berujung. Entah berujung baik atau buruk kita lah yang menentukan dan memainkan peran. Kita rajin belajar maka akan berujung dengan kesuksesan begitu juga masalah. Masalah pasti memiliki pangkal, tidak ada pangkal yang tidak berujung, jalani dan temukan sendiri, ujung atau akhir mana yang akan kita raih. Nah, sekarang ayooo...hilangkan kecemasan, hilangkan semua kekhawatiran, dan buang lah keputusasaan.

Allah berfirman: 
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." 
QS. Al Baqarah (2) Ayat 286


Mungkin itu aja ya Sob, moga kita sama-sama bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, mampu membanggakan orang-orang yang kita sayangi dan mampu berbuat lebih hingga bermanfat untuk orang banyak. Usaha tidak pernah menghianati hasil kan?? Salam sukses dan bahagia buat kita semua...Caiiyoooooo!!!! Wassalam....














Yang memulis tidak lebih baik dari yang membaca


18 komentar:

  1. Seperti yang aku alami. Tau-tau udah jadi mahasiswa tingkat 9 aja yang skripsinya belum kelar-kelar #eh

    Namanya hidup, masalah itu pasti. Nggak bisa dihindari, meskipun udah berusaha menghindar. Cobaan pasti ada. Yakin bisa nggak nya kita nyelesein masalah tergantung manusianya sendiri. Adanya cobaan membuat kita jadi lebih kuat dan bisa belajar dari sana. Semangat buat yang lagi berjuang menghadapi masalah! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangatt :D :D makasi ka Isnanur Utami,super sekali. Salam kenal ya...

      Hapus
  2. Enak banget yaa, di kantor ada jam kosong bisa dimanfaatin buat nulis. Aku nggak bisa :(

    BEner banget, nggak kerasa banget kayaknya waktu berjalan dengan cepat. padahal ya waktu jalannya biasa aja. Kita aja yang terlalu terlena dengan waktu.

    Yang namanya hidup ya memang nggak terlepas dari masalah. Hadapi aja masalah itu. Toh, juga masalah yang akan membuat kita menjadi lebih baik lagi dikemudian hari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehhee...anak magang mah kerjaan gak banyak, makanya masih sempat nulis :p That's right, hadapi masalah!! selesaikan!! Mangatt...

      Hapus
  3. pas banget nih pagi pagi udah dapet motivasi hehehe... Optimis aja ya jangan mudah menyerah hehe, Badai pasti berlalu nggak akan ada badai selamanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siipp....mental udah setebal baja kok ka Yudi, cuma kalau dikasi bara api masih bisa meleleh ni mental bajanya :') setroong buat kita semua!

      Hapus
  4. Kalo hidup ga ada masalah bukan hidup namanya ehem .

    Tapi kalo dipikir pikir selama ini aku hidud udah punya apa aja ya ?

    Selama ini aku hidup udah bermanfaat belum buat diri sendiri dan orang lain ?

    Malah bentar lagi mau 2017 😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. samaa ka Leon... aku kadang juga suka berpikir selama ini aku hidup udah apa aja yang aku miliki, manfaatkah yang aku miliki??? Huhuhu..malah usia makin tua :")

      Hapus
  5. Bener banget, gw juga merasakan hal yang sama seperti, dulu masih inget pas tk seragam, dan tas gw serba pink semua :)) dan sekarang gak terasa gw sudah beranjak dewasa, yaaa waktu memang cepat berputar, dan ketika dewasa banyak tanggung jawab yang harus kita lewati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu waktu kecil pengen jadi dewasa, karena jadi dewasa itu free. Tapi pas udah dewasa pengen jdi anak kecil yang gak tw apa2 dan gak nanggung apa2. Huuffttt... dewasa itu gak enak, byk beban dan tanggung jawab yang kudu dipikul. Tapi begitulah hidup. Nikmati prosesnya !! :D Fighting!!

      Hapus
  6. Hallo Laila, salam kenal, dulu, ya. Pangeran Wortel baru pertama mampir di sini. :)

    Ngomongin waktu, ya. Hem... Mau ikut mikir juga, sih, selama ini sudah berapa banyak hal yang tidak bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain yang udah gue lakukan selama ini?

    Tapi, akhir-akhir ini gue bersyukur sudah mulai disadarkan dengan keadaan yang ya, memang rumit, tapi gue masih punya Allah yang tau akan ke mana cerita ini.

    Ya begitulah masalah. Seperti jalan raya. Nggak ada habisnya. Tapi, harus tetap berani untuk menyelesaikan. Jangan mengeluh. Toh, ngeluh atau nggak, beban hidup terus ada. Jadi, mending berusaha melakukan yg terbaik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sama pengeran wortel :D masalah kayak jalan raya yg gak ada habisnya dan penuh sama liku-likunya.

      Hapus
  7. "Karena keterbatasan itu juga bisa kita sendiri yang ciptakan bukan keadaan."

    Setuju banget sama kalimat di atas. Kadang kalo kita mikir bahwa kita tidak bisa, kita akan menyerah sebelum mencoba. Padahal jika dicoba, sebenarnya tidak sulit, sebenarnya kita mampu. Jadi ya, yg paling penting dalam hidup ini adalah attitude kita, sikap kita terhadap hidup itu sendiri =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaaah... bener, sikap kita tehadap hidup itu sendiri. ternyata para anggota BE pada bijak yang dalam menyikapi hidup, moga kita termasuk orang2 dan pejuang yang sukses yaa...

      Hapus
  8. Iya mbak, nggak kerasa udah mahasiswa aja. Tapi kalo dilogika emang bener sih mbak, makin tinggi makin besar angin yang menerpa.

    Kalo kita nggak punya masalah, itu artinya kita tidak pernah mencoba. Masalah kan datang karena kita mencoba sesuatu yang baru, yang belum pernah kita lakukan. Kalo nggak punya masalah, mungkin orang itu nggak hidup.

    Setelah baca postingan ini, tiba-tiba jadi semangat. Semangat menjalani hidup sehidup-hidupnya, bukan hanya sekedar hidup. Yang penting positive thinking kalo ada masalah. Ya kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaooiiii....positive thingking aja ka Kapten, walaupun sebenarnya susah ilangin negative thinking yang ada di diri kita.

      Alhamdulillah klo jadi semangat setelah baca postingan ini ka kapten, hihi. Semoga kita sama2 bisa memperbaki diri lagi

      Hapus
  9. Ada yg hrs disyukuri dari adanya masalah dlm khidupan. Klo kita bs mngelolanya dgn baik, kita bisa keluar sbg pribadi yg lbih baik pula dri sebelumnya.

    Menurut dipi ga apa2 kok sedih atau galau atau ga oke saat masalah datang, itu lumrah n manusiawi, warningnya cm di "jgn lama2" dan jgn malah bikin kita makin jauh dari kbaikan.

    Semua motivasi tersedia buat kita, dari bacaan, dri video motivator, dari percakapan dgn teman, dari doa2 ortu... Tapi sumber motivasi yg paling kuat dlm khidupan dipi pd akhirnya adalah diri sendiri yg sadar utk bangkit bersemangat. Moga kita semua selalu diberi petunjuk n hidayahNy ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju sama dipi...aamiin, semoga kita selalu diberi petunjuk

      Hapus