Rabu, 19 Februari 2014

Bukan Kabut Biasa

Assalamualaikum Sobat semua, gimana aktifitasnya seharian ini? pastinya lancar dong,hehehe. Alhamdulillah sekarang kita masih bisa beraktifitas sebagaimana biasanya. Beda banget Sob dengan saudara-saudara kita yang lagi terkena bencana alam di beberapa daerah di Indonesia. Kayaknya negara kita saat ini sedang dilanda ujian yang hebat. Belum kelar Sinabung memuntahkan laharnya, eh malah banjir terjadi di sebagian daerah Jakarta dan Manado. Terus si Kelud juga ikut-ikutan muntah lahar seakan-akan merasakan betul penderitaan si Sinabung nan jauh disana.


https://www.google.com/

Nah, kalau itu real bencana alam yang tidak bisa di hindari dan bisa datang kapan saja sesuai kehendak sang Pencipta. Tujuannya bisa jadi sebagai bentuk cobaan, ujian atau bahkan hukuman buat hambanya. 

Di kotaku kini sedang diselimuti kabut asap yang tebal nih Sob. Kira-kira itu termasuk bencana alam gak ya?? :D --> Aaaiih, pertanyaan yang bodoh. Jelas dong timbulnya kabut asap yang terjadi di kotaku sekarang bukan bencana alam tapi akibat dari perbuatan manusia.

Risih sekali keluar rumah apalagi berkendara di jalan raya dengan kabut yang sedemikian tebalnya. Hingga sore hari ini pun kabut masih terlihat mengawang-awang. Gak mungkin kabut setebal ini akibat dari pembakaran hutan yang sedikit. Pasti pembakaran hutan  untuk pembuatan lahan itu membakar hutan yang berhektar-hektar. Dan pastinya juga tidak di satu titik, tapi di banyak titik pada berbagai daerah yang ada di Provinsi Riau.

Fuiiich, naik motor aja ini mata udah perih dan berair karena ntu kabut. Jadi malas kemana-mana. Ini bukan kabut  biasa, apalagi dihirup tiap hari, ini kabut asap, kabut pembakaran yang bisa buat terganggunya sistem pernapasan.

Sudah sering sekali kabut asap melanda Riau terkhususnya asap itu sampai ke kota Pekanbaru daerah dimana aku tinggal. Panas ditambah kabut buat risih dan segala aktifitas di luar  jadi terganggu hingga kalau ke luar rumah saja harus memakai masker. 

Aktifitas pembelajaran terkhusus buat anak di bawah umur delapan tahun pun diliburkan agar anak-anak tidak terkena penyakit  pernapasan. Karena anak-anak itu kan rentan sekali terkena sakit. 

Prihatin melihat kondisi kotaku sekarang yang polusi udaranya tercemar. Kota semakin padat, jalanan penuh sama kendaraan diperparah lagi kabut asap yang tak kunjung hilang. Berharap banget hujan datang dan hilangin semua kabut yang merusak ini. Gak mau nelan dan hirup kabut tiap harinya.

Berharap banget kabut asap yang terjadi ini tidak terjadi lagi. Apalagi nih kabut udah menjadi langganan rutin aja datangnya. Absen kek! nafsu kali lah ntu orang- orang bakar hutan sampai-sampai kabutnya kayak gini. Emang bakar hutan itu kayak bakar sate apa yang seketika asapnya langsung lenyap?? gak kan?

Kapan lah kesadaran muncul dan kecintaan lingkungan itu bersemi? Kalau kita sama-sama mencintai alam dan menjaga alam, alam akan baik pula dan berguna buat kita dan anak cucu. Kalau alam dihabisi terus yang ada alam bakal marah dan terjadi bencana.

Lagian selama ini alam telah menyediakan apa yang kita mau, jadi pergunakan secukupnya, jangan dikerok terus dihabisi tanpa tersisa. Kalau sudah tidak ada yang tersisa maka apalagi yang akan kita lakukan? Melongo kah? Menyesal? Hhhmmm tidak ada guna, mending sadar dari sekarang. :)

Wassalam, semoga bermanfaat. 


Selasa, 18 Februari 2014

Penipuan dari Media Massa

Assalamualaikum Sobat. Aku mau ngasih opini nih mengenai media massa. Baik itu media cetak seperti koran, majalah dkk,televisi ataupun media online (internet). Mumpung aku kuliahnya berkutat di dunia komunikasi dan sedikit banyaknya mungkin bakal berkecimpung di dunia komunikasi makanya aku ingin mengeluarkan beberapa problem  yang berkecamuk di pikiran aku. Apalagi media massa itu adalah  rajanya pusat informasi yang menjadi konsumsi harian publik setiap detiknya. 

Baru-baru ini aku iseng aja ngeliat artikel seseorang tentang "Dibalik Citra dan Popularitas Palsu Jokowi" dan akhirnya aku baca artikel itu sampai habis. Sempat terkejut sih kalau jargon pendongkrak popularitas Jokowi adalah media massa dengan cara membuat pernyataan-pernyataan palsu. Laaaah selama ini aku baca di media cetak maupun internet kalau Jokowi itu kerjanya bagus, Solo itu maju ketika dipimpin Jokowi, Jokowi termasuk lima walikota terbaik dunia, dan banyak lagi argumen-argumen yang menyatakan kalau Jokowi itu perfect gitu lah. Dan aku pun percaya tentang berita-berita itu secara gamblang.Tapi setelah aku baca artikel itu, musnah sudah kepercayaan aku kepada Jokowi selama ini. Karena Jokowi itu disebut-sebut sebagai Bonekanya pengusaha-penguasaha besar Tionghoa. Bukan maksud aku juga memojokkan orang-orang Tionghoa. Aku yakin kalau masih banyak orang-orang Tionghoa di luar sana yang masih nasionalis dan cinta Indonesia :)


http://www.google.com

Aku sih gak penting si Jokowi itu citranya baik atau palsu. Yang penting itu bagaimana supaya dia bisa merealisasikan semua janji-janjinya dan buat perubahan lebih maju buat Jakarta ke depan. Kalau emang si Jokowi dapat sokongan "HITAM" dari penguasaha Tionghoa mudah-mudahan aja itu hanya sponsor belaka. Kalau tujuan para pengusaha besar Tionghoa tersebut bersatu mengangkat nama Jokowi jadi orang besar dan mengeluarkan ratusan miliyar dengan tujuan menjadikannya Presiden Boneka kemudian ingin mengusai pangsa pasar Indonesia atau apapun untuk kesejahteraan kaumnya baru aku gak setuju si Jokowi jadi Presiden. Gak setuju titik. 

Enak ajaa negara kita secara gak langsung dikuasai dengan orang yang bukan pribumi. Kagak rela aku. Yang paling mengecewakannya lagi media massa kita malah ikut-ikutan. Aku tanya pada Sobat semua, apa sih tujuan dari media massa itu secara umum? Yang pastinya tujuan media massa itu adalah menyampaikan informasi, informasi itu harus real dan bukan rekayasa, media massa juga bertujuan sebagai salah satu upaya untuk mencerdaskan dan memperluas pengetahuan masyarakat(bangsa).

Laaaaah, aku merasa kaget aja setelah baca artikel itu bahwa banyak media cetak, televisi dan internet mau dibayar dengan nominal tinggi agar membuat info tentang JOKOWI yang sebenarnya tidak real alias palsu.. Mukee gileeee. Palsu?? Yaap, sangat memprihatinkan banget kalau memang benar media massa kita kebanyakan mau saja tergiur dengan uang dan keuntungan besar untuk membuat informasi yang fake.

Helloooooo!! secara gak langsung media massa kini udah menyalahi tujuan dan aturan logisnya sebagai pusat informasi dan komunikasi dan melakukan banyak pelanggaran. Mulai dari pelanggaran menyalahi aturan media massa untuk tidak membohongi publik ( penipuan) dan juga melanggar tujuan untuk mencerdaskan pengetahuan bangsa. Segitu tertarikkah media tersebut dengan uang? Ini hanya dunia. Uang gak bakal dibawa mati. Aku prihatin sekali kalau benar ini terjadi adanya. Aku mungkin bakal berkecimpung di dunia media massa ataupun komunikasi dan aku gak ingin banget itu semua terjadi padaku dan menjadi salah satu dari mereka. Enteng saja media massa membiarkan rakyatnya mengonsumsi informasi fake padahal masyarakat percaya banget dengan keabsahan dari media tersebut seperti media-media besar dan tekemuka di Indonesia.

Kalau media massa terutama koran, televisi dan media online begini terus, bagaimana kehidupan bangsa kita kelak? Apakah rela kita menggadaikan tanah air kita dengan uang yang menggiurkan tersebut? Mungkin sekarang kita memang tidak sedang dijajah tapi secara tidak langsung negara kita sedang di jajah dari segi lain. Nilai moral kita telah terjajah, perekonomian kita terjajah, politik pun juga terjajah. Besok apa lagi?? Nah, siapa lagi yang akan mebuat perubahan dan mempertahankan negara kita selain kita. Banyak orang pintar di negara kita ini, banyak orang jenius di Indonesia ini. Tapi mereka terlalu tergiur dengan uang yang segunung hingga menggadaikan harga diri bangsa kita. Segitu hebatkah uang itu? Padahal uang  hanya setumpuk kertas yang sewaktu-waktu dapat menjerat leher kita bagi orang yang gak bijak dan halal dalam mendapatkannya.

Bagaimanapun, media massa jangan berpihak kepada siapapun. Tetap teguh prinsip dan fokus terhadap tujuan. Yang benar itu sampaikan dan yang salah buang. Jangan sampai media menjadi ajang untuk tahap penjajahan selanjutnya. 

Diperperah lagi JOKOWI tenar karena media massa yang mendukungnya atas suruhan dan bayaran tinggi sponsor "HITAM"nya. Dan biaya yang dikeluarkan tak tanggung-tanggung milyaran. Waduuuuuh!! Kalau kayak gitu saya gak mau pak JOKOWI jadi Presiden, bakal hancur lebur semuanya. Apalagi jadi Presiden Boneka. (Maaf ya pak JOKOWI)

Pak Jokowi, kalau emang bener bapak menjadi seperti ini karena ada embel-embel dari sponsor "Hitam"itu. Mungkin ada baiknya bapak tinggalkan mereka. Saya yakin bapak Jokowi gak bakal rela negara kita diatur sama meraka dengan bapak yang sebagi perantaranya. Mungkin emang bakal di bilang gak balas budi. Tapi ini benar-benar suatu hal menuju ambang penjajahan pak. Kami gak rela kalau ini berlanjut. Mungkin resiko memang besar, tapi saya tau, bapak pasti mengerti betul mana yang benar dan salah #forpakJokowi

Aku gak ada maksud untuk memojokkan atau menghina siapapun. Aku hanya pengen kita itu lebih jeli terhadap sesuatu. Jangan asal makan dan asal percaya sebelum ditelusuri. Aku juga berharap media massa cukup sudah melakukan hal bodoh seperti ini dengan menebarkan kebohongan publik. Aku rasa kebohongan publik ini pantas untuk di jatuhi hukuman. Berhubung hal bodoh ini dilakukan secara massal maka gak mungkin untuk diadili semua (bakal penuh penjara... hihii) Betul gak Sob? :D

Yang terpenting juga, tingkatkan kualitas iman dan ketaqwaan kita kepada Tuhan. Kalau ketaqwaan dan kualitas iman kita tertancap kokoh di dalam hati pasti tak akan mudah terjerumus. Kita tau mana yang salah dan mana yang baik. Uang bukan segalanya. Rezeki yang halal itu lebih berkah. Mudah-mudahan saja aku gak  mengecap hal seperti itu ke depannya. 

Siapapun yang bakal menjadi presiden kedepannya aku harap bukan orang-orang yang haus popularitas, bermewah-mewahan, apalagi ketenarannya dari dasar pembohongan publik. Aku pengen Presiden kita kelak adalah orang yang cerdas, amanah, bijaksana, dan teguh pendirian. Ini negara kita, kenapa kita yang harus menjadi bonekanya. Mungkin kekayaan, kekuasaan mereka yang ingin menjajah negara kita memang banyak dan luas. Tapi kita tidak harus tunduk dengan mereka kan? Kalau pun kita merasa terancam atas kekuasaan orang yang ingin menjajah tersebut, yaaa kita hanya bisa  berusaha bersatu dan bangkit terus tetap yakin atas kuasa-Nya. Hidup memang penuh dengan cobaan. Dan bagi mereka yang lolos dengan cobaan dan ujian tersebut akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik kedepannya walaupun saat ini  dizalimi, mengorbankan segalanya bahkan tenaga yang terkuras habis karena mempertahankan apa yang seharusnya memang untuk diperjuangkan. 

Media massa harus lebih baik kedepannya. Buat informasi yang sesuai kaidah-kaidah. Pembohongan publik seperti itu jangan sampai berlanjut. Buka mata buka hati. Ini untuk masa depan Negara dan generasi kita selanjutnya. Bagi yang mau baca artikelnya ini dia --> Dibalik Citra dan Popularitas Palsu Jokowi

Yang benar datangnya dari Allah dan yang salah datangnya dari saya sendiri. Bila terdapat kata-kata yang menyinggung Sobat-sobat sekalian mohon dimaafkan karena aku sendiri gak ada maksud untuk merendahkan atau menghujat siapapun. Ini hanya opini ajaa kok :)
Kalau ada yang tidak benar, sampaikan dengan lisanmu, paling tidak, kalau tidak ada kekuatan ya dengan tulisan. Itulah filosofi hidup saya (Prof. DR. Amien Rais MA)
Sekian dulu tulisan aku hari ini. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita kedepannya. Maaf apabila terdapat banyak kekurangan dalam tulisan ini.: ))


Senin, 10 Februari 2014

Bangkit dari Kegagalan (#GA_PMW)


Setiap yang hidup terkhususnya manusia pasti pernah merasakan kegagalan. Mungkin kegagalan dalam meraih cita-cita, kegagalan dalam prestasi, dan kegagalan-kegagalan lainnya yang membuat hati merasa sedih, menyesal dan tentunya pilu. 

Kata “gagal” sering merasuk ke dalam jiwa yang pernah merasakannya, tak ayal jika ingin mencobanya kembali maka ada rasa tidak yakin dan pesimis. Apapun bentuk kegagalan itu, mau itu kegagalan kecil ataupun kegagalan yang luar biasa besarnya maka itu bukanlah akhir dari segalanya. Selama bumi masih berputar, mentari masih memancarkan sinarnya dan nafas masih tetap berhembus maka jalur hijau untuk terus mencoba dan bangkit akan selalu terkembang di depan sana. Tinggal kita memilih apakah ingin maju atau mundur sebagai orang pengecut. Keberhasilan yang tertunda, itulah sebutan yang kerap kita gantikan dengan kata "kegagalan".

Aku pernah merasakan kegagalan. Kegagalan yang membuat aku  kecewa dan sekaligus membuatku tersenyum kecut karena menerima kenyataan yang sebenarnya tidak aku inginkan.

Kegagalan yang aku alami mungkin hanya kegagalan kecil yang tak sebanding dengan kegagalan-kegagalan mereka yang ada di luar sana, yang terus bersaing dan pada akhirnya setelah jatuh bangun, berjuang, berkorban, Perjalanan Mengalahkan Waktu, berikhtiar dan bertawakkal  jadilah mereka termasuk orang-orang yang sukses pada akhirnya.

Ada satu moment kegagalan yang masih teringat terang di pikiran aku hingga sekarang. Ya, kegagalan ini membuat hati dan pikiran terasa layu tak bersemangat . Waktu itu aku baru saja tamat SD dan akan melanjutkan ke jenjang SMP. Aku sangat menginginkan bisa masuk ke salah satu SMP favorite yang ada di daerahku. Aku berusaha agar bisa masuk SMP favorite itu mulai dari belajar hingga doa pun aku ucap melihat banyaknya calon peserta didik baru yang begitu membludak. Kala itu aku sangat yakin dan percaya diri pasti akan masuk. Kadang apa yang menurut kita baik dan perfect belum tentu pula baik di mata Allah, dan jawabannya Allah berkehendak lain.

Aku yang percaya diri ternyata tidak terima masuk ke SMP favorite itu. Kalau Sobat jadi aku, apa yang Sobat rasakan? Pilu, sedih, kecewa dan segala perasaan bercampur aduk di pikiran dan hatiku. Aku merasa sangat mengecewakan kedua orang tuaku saat itu, terkhusus Papa yang antri berjam-jam waktu pendaftaran hingga tak pergi bekerja. Mungkin ini hanya kegagalan yang sepele. Tapi inilah kegagalan pertama yang membuat aku merasa benar-benar kecewa.

Dari kegagalan itu aku berusaha bangkit, walaupun pada akhirnya aku masuk ke SMP swasta yang awalnya tidak aku sukai. Seiring dengan berjalannya waktu, dari kegagalan ini lah aku merasakan warna di masa-masa SMP , belajar banyak hal, memiliki teman-teman terbaik yang selalu menyuport, guru-guru yang setia membimbing, dan pengalaman-pengalaman baik di bidang akademik ataupun non akademik hingga akhirnya aku menjadi orang yang di kenal di lingkungan sekolah.  Hari-hari pun berlalu, senang bercampur haru tak menyangka akhirnya bisa lulus juga dari SMP.  Mengingat kegagalan dulu, aku tak gentar  kembali mencoba peruntungan masuk ke salah satu SMA favorit di daerahku dan akhirnya lulus dan itu juga buah bimbingan  support dari guru, orang tua dan orang-orang terdekat. Alhamdulillah. Jika di pikir-pikir mungkin aku tak akan dapat kesempatan seperti itu jika aku masuk SMP yang aku idam-idamkan dulu.

Kegagalan mengandung hikmah untuk ke depan dan kegagalan bukanlah hal mutlak untuk di takuti ketika ingin mencoba hal baru. Kegagalan itu berfungsi untuk me-repair segala sesuatu yang awalnya kurang baik menjadi lebih baik lagi. Waktu tak pernah memihak kepada siapapun, mereka yang maju akan mendapat, mereka yang menyerah akan makin tenggelam.Kebanyakan manusia  malas untuk mencoba dikarenakan trauma dengan kegagalan. Sulit bagi sebagian kita membawa kegagalan ke arah yang positif padahal kesuksesan dan keberhasilan itu tinggal satu langkah lagi jika dicoba.

Jadi teringat kata-kata guru les ketika SMA dulu,kira-kira begini, Jangan pernah takut gagal! Anggap dibelakang kamu ada anjing gila yang terus mengejar kamu tiada henti, dan di saat itu tidak ada pilihan bagimu kecuali lari ( maju ), jika mundur maka akan digigit.”. Karena terkadang untuk maju kita perlu dorongan, begitulah analogi dari guru les aku dulu.

Segala yang terjadi, betapa banyak pun kegagalan yang menimpa, selama waktu yang di jalani kita isi dengan segala usaha, doa dan menyerahkan hasil akhir hanya pada Allah pastinya waktu akan berpihak kemudian keberhasilan akan datang dengan sendirinya. Karena keberhasilan tergantung bagaimana kita bisa menghargai dan memanfaatkan waktu, dilihat dari setiap detik banyak orang-orang yang bertebaran di muka bumi berpacu dalam waktu untuk mendapatkan hal yang sama pula. Kesempatan tidak datang dua kali, selama kita mampu untuk maju, AYO kita maju!!

Kalau bukan karena kegagalan yang awalnya menyulitkan, kita tak akan pernah merasakan makna dan nikmatnya hidup di setiap  waktu yang kita jalani. Bukankah Allah telah berfirman dalam Al-Quran yang berbunyi,

“Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.” ( QS. Alam Nasyroh: 5).

Semoga kita semua termasuk kedalam golongan orang-orang yang mendapat kemudahan dan pandai dalam memanfaatkan waktu. Semakin banyak  mengeluh dan takut, maka semakin banyak pula waktu yang terbuang sia-sia percuma. Be Better.



Link Original Soundtrack "Perjalanan Mengalahkan Waktu"

Tulisan ini diikutsertakan dalam

Minggu, 09 Februari 2014

Gambar-Gambar

Assalamualaikum Sobat, sehat semua kan? Oh iya, aku punya sesuatu nih yang mau aku bagikan sekalian perlihatkan sama sobat semua. Kali ini aku akan posting mengenai gambar hehe.

Siapa sih di dunia ini yang tidak suka menggambar? Apalagi pas zamannya kita TK dulu. Kalau di ingat-ingat pasti rata-rata sobat semua pada suka tuh yang namanya gambar gunung, di tengahnya ada matahari terus di kaki gunungnya ada sawah dan jalan. Masih ingat kan?? 

Tapi seiring berkembangnya pengetahuan,kreatifitas, minat,hobi dan sebaginya, hanya segelintir orang saja yang melanjutkan hobi menggambarnya. Sebagian pada sibuk berkreatifitas di bidangnya masing-masing. Tapi kalau menurut aku orang yang pandai menggambar itu hebat banget, mau itu menggambar pemandangan, orang, atau apalah. Tangannya itu udah kayak tangan malaikat aja bisa menggambar sedemikian rupa bahkan mirip aslinya.

Lebih hebat lagi kalau pelukis. Nddeeeeeh, gak ada tandingannya lah dengan orang-orang biasa, Orang yang punya bakat seni itu emang unik dan lain dari yang lain. Patut dikasih apresiasi.

Eeeiit...sampai lupa nih apa yang mau aku share sama Sobat semua. Ini nih, adik perempuan aku si Fatimah, suka gambar-gambar anime Jepang gitu. Yap, pokoknya dia suka banget dah tu dengan anime Jepang. Kalau aku mah gak tertarik-tertarik amat tapi kalau nonton anime suka juga, menggambarnya aja yang gak niat.



Nah, ini gambarnya.


Ada gambar cowok juga nih.


Agak rada seksi gitu ya. Tapi itulah anime. Anime atau manga ya?? Aiihh,bingung.
Kalau tak salah anime itu filmnya dan manga itu gambarnya. Iyaa gak?? hahha


Yang ini agak ng-anu ya gambarnya :p

Gimana,bagus gaaak? mirip gak dengan anime aslinya? sayangnya aku gak tau gambar-gambar itu ada di anime mana. Ya Sobat coba-coba aja nge-search nyocokin (hehehhe...)

Tenang Sob, aku gak nyuri gambar adik aku kok untuk di posting ke blog aku. Ya, aku liat dia suka foto-foto beberapa manga dari anime gitu yang menurutnya hasilnya bagus. Dari pada di simpan aja di laptop aku tawari aja buat aku masukin ke blog aku. Untungnya di mau-mau aja, asal jangan ngaku aku yang buat *laaaaah. Aku menghargai hasil karya orang, gak mungkin lah aku ngaku-ngaku (jahat bener laah si Fatimah ni suudzan sama kakak sendiri... :D)

Yap, sebenarnya adik aku ini gambar ntu manga di kertas HVS. Pas udah jadi ntu manga, aku lihat dia pajang-pajang tuh di binder kesayangan dia. Paling pamer gambar tuh.. hhiihi...

Oh iya, gambar di atas itu udah aku poles-poles alias aku edit pakai adobephotoshop, walaupun hasil editannya gak bagus dan cuma coba-coba. Agak berantakan gitu kan? warnanya gak rata.Hehe Yaaa... kali-kali nanti Sobat ada yang mau ngajari gitu pake apa dan kayak mana buat ngedit-ngedit manga.



OK... Ini dia adik aku si Fatimah yang buat ntu gambar-gambar. Gambar diatas masih hasil tiruan dari anime belum gambar hasil dari ide dan imajinasi adik aku sendiri. Mudah-mudahan aja tangannya dalam menggambar makin cetar dan bisa buat gambar hasil dari imajinasi dia sendiri. Kan kalau gambar yang real dari pikiran kita lebih terasa lagi bangganya. Ya kan? Betul betul betul.

Sekian dulu ya tentang gambar-gambarnya, SEMANGART!!!




Kamis, 06 Februari 2014

Jomblo Keren Kriuk

Assalamualaikum Sobat dimana pun berada. Mudah-mudahan disetiap harinya makin bersemangat, makin ceria dan makin power, khususnya buat yang jomblo. 



What jomblo? sebelumnya jangan dulu berpikiran bahwa  jomblo adalah momok yang menakutkan. Memang sebagian orang sering mengolok-olok mereka yang jomblo, tapi jangan dihiraukan. Be yourself, jomblo itu keren! Buktikan kalau jomblo itu adalah rahmat *eh.

Rahmat? Ya, jarang-jarang ada orang yang dikasih kesempatan untuk jomblo loh Sobat karena bisa jadi dibalik jomblo ada hikmah yang tersimpan. Misalnya dikala jomblo Allah memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki diri, mengevaluasi diri buat maju, fokus terhadap suatu hal, atau mungkin di waktu yang akan datang akan hadir calon yang lebih baik lagi. Percaya tidak? Harus percaya. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik, wanita yang baik untuk lelaki yang baik pula. Kata-kata itu sudah lazim terdengar di telinga kita. Jadikan kata-kata itu sebagai salah satu bentuk dari apa yang kita yakini, insya Allah selama niat kita baik maka yang lahir akan baik pula.

Pacaran bukan suatu hal yang tabu lagi di zaman sekarang Sob. Pacaran sudah dianggap suatu tradisi yang diharuskan oleh kaum muda-mudi. Bahkan aku dengar dari teman-teman aku di luar sana yang pacaran, mereka mengaku pacaran hanya sekedar untuk mendapatkan status “pacaran” tidak lebih. Mereka takut diledek oleh teman-teman yang lain karena kalau tidak pacaran itu tandanya "gak laku", "gak hebat", dan "gak keren".

Sobat, plis deh jangan dengarin kata orang! Pikirin masa depan kalian yang akan kalian hadapi, kalau hanya sekedar ingin punya status “pacaran” kayaknya itu gak adil banget deh buat jiwa dan diri masing-masing. Masih banyak hal di depan sana yang harus kita capai dan perjuangkan. Bukan hanya ingin memiliki status pacaran yang ngambang tanpa ada dasar dan kesatuan target untuk kebaikan atau serius ke depannya. Jangan ngelakuin hal-hal yang sia-sia hingga akhirnya menjerumuskan diri kita ke lembah zina yang sangat di kutuk oleh Allah.




Hilangkan ada rasa minder karena temannya yang lain gandeng cowok atau cewek sedangkan kita hanya ngeliat –gleeek, terus akhirnya pengen punya juga. Pacaran itu ibarat virus yang menular banget jadi ciptakan sendiri obat penawarnya Sob. Ingat! banyak cara setan untuk menyesatkan kita. Filter semua hal yang berbau barat atau liberalis. Kita adalah kita, mereka adalah mereka. Kita punya pedoman yang membimbing kita yakni al-quran bukan dunia barat atau hanya sekedar iseng ikut-ikutan.

Kita tau dalam agama kita khususnya islam melarang pacaran, karena suatu hal yang mendatangkan banyak kemudharatan itu adalah haram. Nah, kalau sudah diharamkan pastinya yang melakukan berdosa. Tapi diantara kita banyak menafsirkan kalau mereka pacarannya yang baik-baik dan islami. Aku juga bingung kalau soal pacaran islami yang dimaksud. Tapi siapa yang bisa menjamin kalau pacaran islami itu akan bertahan lama? Gak ada kan? Ya, mungkin tergantung kepada pribadi dan prinsip masing-masing tibanya. Semua tergantung niat si empunya.


Tidak semua hal yang ada di dunia ini harus kita ikuti. Ikuti mana yang menurut kita sangat penting saja. Orang pacaran ikut-ikutan, orang begini ikut juga, orang begitu ikut juga. Saat ini pacaran adalah tren anak muda yang mendarah daging sekaligus menjadikan tren pacaran buat ajang kemaksiatan yang lumrah. Bisa hancur negara beserta bumi sekalian kalau generasi mudanya hancur-lebur. Kalau sudah begitu tinggal nunggu kiamat namanya.

Aku juga terbuka dan banyak bertanya sama ibu  tentang makhluk yang namanya cowok dan pacaran, apakah sama pacaran zaman dulu dengan sekarang, bagaimana cara menjaga diri, bertutur kata dan bersikap di hadapan cowok, boleh tidak pacaran dan sebagainya. Pokoknya banyak hal yang aku tanya sama ibu, hingga akhirnya aku masih seperti sekarang yaitu nge-jomblo :D

Ibu aku cerita, kalau di zamannya rasa suka ke lawan jenis ya pasti  ada, punya ikatan pasti juga ada tapi  jarang banget ketemu bahkan hanya komunikasi lewat surat saja. Tapi rata-rata setiap orang tua waktu itu memang keras terhadap anaknya terkhusus buat anak cewek. Anak cewek itu dilarang keluar malam, ditanamkan dalam diri anak-anaknya bahwa berduaan dengan  yang bukan mahram itu adalah dosa. Bahkan kalau malam minggu itu seluruh remaja di haruskan pergi ke surau untuk ikut kegiatan. Seperti pidato, membaca al-quran dan hal-hal positif lainnya. Ada juga peraturan dari kepala desa kalau sampai ketahuan berdua-duaan dengan lawan jenis akan langsung dinikahkan oleh orang satu kampung dan kejadian seperti itu pernah terjadi pada sepupu ibu. Nah, itu bisa di jadikan pelajaran buat yang seterusnya. Peran orang tua dan lingkungan tak jauh kalah penting untuk menuntun kaum muda-mudi agar tidak terjerumus ke hal yang nista.




Banyak hal yang aku lihat ketika orang berpacaran, mulai dari sering berdua-duaan, sering ketemu, kemana-mana selalu barengan. Tapi lihat ending-nya, kebanyakan cewek yang jadi korban, korban tindakan asusila, hamil diluar nikah, sakit hati dan hal-hal lainnya yang membuat cewek rugi besar. Yang manis hanya sementara, tapi kalau sudah sakit bekasnya akan susah hilang bahkan tidak akan hilang seumur hidup.

Kita bisa flashback berapa banyak hal yang udah di sia-siakan buat pacaran, mulai dari waktu, uang, pulsa bahkan lupa sama jerih payah orang tua selama ini membesarkan kita untuk menjadi anak yang membanggakan. Hati, pikiran dan semuanya terfokus buat sang kekasih yang belum tentu jodoh yang terbaik menurut Allah sampai lupa apa tujuan dan cita-cita yang diimpi-impikan.

Pernah aku dengar cerita,tapi sudah tidak ingat lagi siapa yang menceritakan. Berawal ada seorang anak cewek yang pintar bercita-cita masuk kuliah kedokteran dan saat itu ia baru saja pertama kalinya pacaran dengan teman satu kelasnya. Alhamdulillah cewek ini diterima jadi mahasiswa undangan di  kedokteran. Tapi naas, karena ternyata cewek pintar ini pacaran terlalu jauh hingga akhirnya hamil di luar nikah dan cowoknya malah pergi tidak bertanggung jawab. Si cewek frustasi apalagi dia akan kuliah di Universitas yang bergengsi dan termasuk ke dalam keluarga yang terpandang. Dengan segala cara ia berusaha menggugurkan kandungannya untuk mempertahankan harga diri dan keluarganya hingga pada saatnya ia meninggal dunia akibat dari proses aborsi yang ia lakukan. Fatal bukan akibatnya? Cewek pintar, anak orang terpandang, kurang apa coba hidup seberuntung itu. Cuma gara-gara hal sepele yang seharusnya bisa ia hindari tetapi ia malah terjerumus ke dalam zina yang membuat dirinya hancur tak berbekas.

Sepintar-pintarnya cewek adalah dia yang pandai menjaga diri, pandai membawa diri dan memilah-milah pergaulan. Pergaulan mana yang harus ia ikuti dan pergaulan mana yang benar-benar harus dia jauhi.

OK, mulai hari ini jangan hiraukan kata-kata mereka yang mengecam bahwa jomblo or single itu tidak laku atau apalah! Malah menurut aku jomblo itu asik, keren dan pastinya kriuk. Ya iyalah, karena rata-rata joker (baca :jomblo keren) yang aku kenal dan beberapa orang kreatif lainnya itu semuanya rata-rata adalah orang berprestasi yang prestasinya itu luar biasa semua. Kapan lah aku jadi joker yang kriuk? :D

Seorang joker itu adalah seorang yang bisa meng-eksplor dirinya tanpa pikiran yang bercabang, bebas berkreasi, berprestasi, bermanfaat, selalu  ngembangin diri dan yang pastinya joker itu terjaga. Mulai dari terjaga hatinya, pikirannya dan juga kesucian lahir bathinnya. Subhanallah.



Sob, masa muda hanya kita alami sekali seumur hidup dan tak akan pernah kembali. Maka dari itu mari kita sama-sama membangun hal-hal yang positif dan membuat hal yg bermanfaat untuk masa depan kita kelak. Kalau sudah menyesal di masa tua maka tak akan ada gunanya. Masa muda itu tak hanya terfokus buat mencari pendamping hidup tapi untuk menyambung hidup yang lebih berkah nantinya. Joker terus semangat ya!!



Pacaran yang di perbolehkan dan dapat pahala itu yang ini sobat :D => PACARAN : Perbanyak bACA al-quRAN. Nah, bakal tambah lebih kriuk-kriuk lagi nih seperti kerupuk kalau PACARAN di atas dilakukan. :D over all jomblo itu keren kalau kita pandai memaknainya dengan baik. Sebelumnya tidak ada unsur sok tau atau sok mengajari. Aku juga tidak memaksa Sobat untuk tidak pacaran karena pada dasarnya itu tergantung pribadi masing-masing, selagi kita tau itu benar maka lakukan, tapi kalau salah harus di tinggalkan. Saling mengingatkan itu penting termasuk mengingatkan diri sendiri. Ya kan Sob? sebagai bahan pencerahan untuk ke depannya.

aku jadi teringat sabda Nabi, "sampaikanlah kebaikan walau satu ayat."

Mungkin ini saja yang dapat aku sampaikan Sobat semua, semoga bermanfaat buat kita kedepannya dan pastinya kita tetap harus menjaga diri kita sebaik-baiknya, jangan sampai mengecewakan orang tua dan berusaha untuk berbubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Yang jomblo or joker yakinlah yang terbaik itu pasti bakal datang pada waktunya.Wassalam.


Tulisan ini diikutsetrakan dalam