Rabu, 15 Januari 2014

Belajar tentang hidup yang Seperti Roda

Assalamualaikum Sobat :D gimana kabarnya hari ini? mudah-mudahan baik selalu ya di musim penghujan kali ini. jangan banyak pergi ke luar rumah, ntar kehujanan loh terus sakit deh. Bagaimanapun kesehatan itu harus dijaga, karena kesehatan itu adalah tiang untuk kita dapat beraktivitas.

Ok, dari judul diatas yang udah pasaran banget itu, aku ingin menjabarkan lagi tentang kehidupan kita yang fana ini. walaupun kita tau hidup itu bakal seperti roda, tetap aja diantara kita banyak yang gak ngacuhin sehingga terlalu terlena dengan kehidupan dunia yang akhirnya menebar jarum pada setiap langkah-langkah kehidupan yang akan dijalani. Sobat gak mau itu terjadi kan pada diri Sobat, maka dari itu, yooook capcus ke paragraf berikutnya ----->>> hehe



Memang hidup ini seperti roda, yang kala nya seseorang bakal berada diatas dan kalanya orang ada berada dibawah, dan semua itu terjadi adalah akibat dari sikap,perilaku, dan segala macam perbuatan kita selama kita menjalani hidup.

Sob, kita itu perlu mengerti dengan keadaan, baik dikala hidup dengan penuh bergelimpangan kesenangan maupun dikala hidup dengan penuh kemelaratan yang menyayat.

Sebenarnya,kita boleh senang dengan kehidupan kita yang serba ada dan serba berkecukupan bahkan berlebih, tapi jangan jadikan itu semua adalah alasan kita untuk berleha-leha, ajang pamer menghamburkan, berfoya-foya, bahkan terlalu memandang remeh orang lain. Seringlah bersyukur dan tetaplah berperilaku yang sederhana agar orang-orangpun gak mengerutkan kening saat melihat kita.

Dan yang sedang hidup dalam kesedihan atau kemelaratan yang sangat, jangan pula menafsirkan bahwa ini adalah akhir dari kehidupan yang dijalani, di depan masih ada jalan, jalan akan terkembang dan terbuka bagi mereka sabar dan berusaha. Sekecil apapun usaha uang kita perbuat pasti ada nilai dan manfaatnya untuk kedepan. Asal yakin dan percaya. 

YAKIN! pasti akan membawa kita menuju keberhasilan. Bagi yang berusaha dan yakin, insya allah akan mendapat apa yang ia inginkan. (tanamkan dalam hatiku!!)

Banyak juga diantara kita yang menyalahi Tuhan atas apa yang terjadi pada hidup kita. Sering kali kita berucap, " Tuhan, beginikah engkau membalas doa-doaku?" ; "Tuhan, mungkinkah semua itu dapat aku miliki dengan keadaanku sekarang?"; "Tuhan, kejamnya diri-Mu membuatku sakit seperti ini".

Sungguh gak pantas dan begitu miris kata-kata yang kita lontarkan kepada Sang Pencipta yang berkuasa atas segala sesuatu. Kita ini adalah hamba-Nya, gak sepatutnya kita sebagai manusia memberi kata-kata seperti itu kepada Tuhan yang menciptakan kita. Semua yang kita dapat adalah yang terbaik menurut Allah yang sebenarnya kadang gak dapat kita terima oleh akal dan nurani kita, karena kita ini adalah makhluk yang serba terbatas.



Kalau kita ingin segala usaha dan apa yang kita inginkan tercapai, berprasangka baiklah terhadap Dzat yang akan mempermudah jalan kita. Allah telah berfirman di dalam Hadist Qudsi,  
Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada diri-Ku. (Hadis Qudsi). 
Maka berbaik sangka kepada Allah dengan kepatuhan, itu syaratnya.

Kalau kita berprasangka doa kita akan dikabulkan, percayalah kalau doa kita pasti akan dikabulkan. Setiap doa dan usaha pasti akan  dikabulkan dan sesuai hasil. Tapi ingat, apa yang kita minta dan usahakan mungkin baik di mata manusia tapi belum tentu baik di mata Allah. 

Jika kita merasa doa atau usaha yang kita lakukan belum menuai hasil, yakinlah... mungkin Allah telah mengabulkan dan memberi apa yang kita usahakan ke bentuk yang lain yang lebih bermanfaat dan kadang kita tak menyadari akan hal itu. :)

Kembali lagi kepada kehidupan yanng serta merta diliputi kesenangan duniawi. Diatas langit masih ada langit Sob, sehebat apapun kita diatas Dunia, jika sedikit aja ada rasa sombong di dalam hati, maka dengan entengnya kehidupan yang kamu jalani pasti akan berubah 360 derajat, alias kembali ke dasar. Laksana seperti roda yang selalu berputar.

Tentu kita masih ingat tentang sejarah Qorun, ketika itu ia sedang berada diatas dan mengawang-awang kekayaannya, serta merta kesombongannya mengatakan bahwa apa yang ia usahakan adalah hasil dari kepintaran yang dimiliki olehnya tanpa adanya campur tangan Tuhan. 

Dan kita tahu, akibat dari Kesombongannya yang keji, ia Allah tenggelamkannya kedalalam perut bumi beserta harta-hartanya yang bukan main sungguh berlimpah. Dan Qarun termasuk salah satu orang yang merugi yang akan dilemparkan langsung kedalam neraka. 

Itu masih orang sombong yang Tuhan turunkan derajatnya hingga hina sampai di akhirat. Masih ingatkah dengan kisah Nabi Ayyub AS? Seorang Nabi yang bertaqwa, tak pernah sombong, rajin bersyukur dan sholeh di sisi Allah saja tetap diberi cobaan kemudian kehidupannya yang kaya raya diputar balikkan hingga semua orang meninggalkannya dan yang begitu hebatnya, ia tetap bersyukur dan sabar hingga akhirnya memenangkan kehidupannya kembali seperti semula. 

Yang awalnya diatas, kemudian berada dibawah dan buah dari kesabarannya yang dibawah, Nabi Ayyub kembali pada posisinya yang diatas. Dan itulah orang yang Allah beri kesempatan dan sekaligus hadiah dari Allah.

Jadi, orang yang saleh dan kaya raya  masih diberi cobaan yang begitu hebat. Apalagi mereka yang sombong dan takabur. 

Setiap yang senang pasti akan diberi ujian, sama halnya kayak sekolah Sob. Jika kita ingin naik tingkat dalam sekolah maka harus ujian dulu. Dan kehidupan itu bisa di analogikan dengan sekolah. Dimana jika kita ingin naik level dalam kehidupan menuju kesuksesan hidup yang hakiki yakni surga. Kita butuh yang namanya proses ujian dan cobaan. 

Cobaan dan ujian itu diberikan Tuhan kepada siapa saja tak pandang bulu. Dari yang paling bertaqwa sampai yang kafir, dari yang miskin hingga yang kaya, dari yang sehat hingga yang sakit, dari yang muda hingga yang tua dan sebagainya.

Apapun yang kita dapat syukurilah, sabaik-baiknya orang, baik dia dikatakan berada diatas atau berada yang dibawah, tetaplah orang yang paling mulia dan yang paling tinggi derajatnya disisi Allah adalah orang-orang yang paling bertaqwa.

Nah, itu saja yang ingin saya sampaikan kepada Sobat semua. Semoga bermanfaat tulisan campur-campur saya dan mengena di hati... Wassalam :)





Sabtu, 11 Januari 2014

Lomba Menulis Cerita Pendek(Cerpen) - “Lihat, Dengar, Rasa”


Assalamualaikum Sobat semua :D

Ternyata setelah kepo-kepo lihat fb orang tenyata nemu catatan lomba buat cerpen beberapa hari yang lalu. Mau ikut, tapi belum sempat buat cerpennya beberapa hari ini dan parahnya DL nya hari ini pula. Ini cerpen baru tadi siang aku buat dan sekarang lagi buat ending cerpennya. Karena persyaratan lombanya harus bagiin info even ini, jadi harus aku posting. Maaf bagi temen-temen yang baca postingan aku ini karena aku yang terlambat posting. Maaf banget yaaa Sobat-sobat...

Ini dia infonya....

Asssalamu’alaikum, Wr.Wb.    Rekan-rekan penulis yang baik dan damai hatinya. Dalam rangka ungkapan rasa syukur atas karunia Allah SWT yang telah mempercayakan kami sehingga dapat mendirikan “Efarasti Publishing”, maka bersama ini kami menyelenggarakan Undangan Menulis Cerita Pendek: “Lihat, Dengar, Rasa”. Pada kesempatan kali ini, kami tidak menentukan suatu tema yang diangkat atau dengan kata lain cerpen-nya bertemakan bebas. Dengan demikian rekan-rekan bisa bercerita tentang keluarga, kisah cinta, persahabatan, pekerjaan atau apapun. Akan tetapi rekan-rekan diharuskan untuk mengawali cerpen-nya dengan sebaris pertanyaan yang sesuai dengan cerita yang akan disajikan. Adapun syarat dan ketentuannya dapat di simak di bawah ini.Syarat dan Ketentuan Lomba Cerpen:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  1. Naskah harus asli, orisinal karya sendiri, bukan hasil gotong-royong, bukan kutipan, saduran, plagiat, copy paste, terjemahan bebas atau hasil joki writer.
  1. Naskah bukan karya orang lain atau menjiplak baik sebagian maupun keseluruhan dari naskah yang telah ada dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya, baik di media massa cetak maupun media elektronik yang beredar di dalam negeri, luar negeri bahkan di luar angkasa.
  1. Secara keseluruhan isi naskah (termasuk judul) menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika ingin menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah harus ditulis miring (italic) dan diberi catatan kaki.
  1. Naskah tidak mengandung unsur SARA, pornografi, politik, diskriminasi, intimidasi, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) atau hal-hal yang dapat mengakibatkan kerugian negara, instansi, kelompok tertentu atau perorangan.
  1. Naskah diketik rapi dengan ketentuan sebagai berikut;
  1. Kertas A4.
  1. Semua garis tepi (margin) 3 cm (atas, bawah, kiri dan kanan).
  1. Jenis huruf Times New Roman.
  1. Ukuran huruf 12 pt.
  1. Jarak spasi 1,5 pt.
  1. Minimal 5 halaman dan maksimal 7 halaman.
  1. Seluruh kontributor mendapatkan elektronik Sertifikat Piagam Penghargaan (e-SPP) dan diskon di setiap pembelian buku event ini.
  1. Juara I berhak mendapatkan paket penerbitan di Efarasti Publishing dengan pilihan Paket Umum senilai Rp. 500.000,- (berlaku selama 6 bulan setelah pengumuman), dan 1 buah buku terbit event ini.
  1. Juara II berhak mendapatkan paket buku senilai Rp. 200.000,- dan 1 buah bukuterbit event ini.
  1. Juara III berehak mendapatkan paket buku senilai Rp. 100.000,- dan 1 buah bukuterbit event ini.
  1. 25 naskah terbaik (termasuk naskah 3 juara dan 3 naskah penulis undangan) akan diterbitkan di Efarasti Publishing.
  1. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat atau diintervensi oleh siapa pun.
  1. Royalti yang diperoleh dari penjualan buku disalurkan untuk kemanusiaan.
  1. Kami akan segera memperbaiki info event undangan menulis ini jika ada kekeliruan redaksional atau hal-hal lainnya.

Atau bisa langsung rekan-rekan download format naskahnya di sini:
§  Di awal naskah sertakan sebaris pertanyaan sebagai tirai pembuka dari cerpen-nya.
§  Di akhir naskah sertakan biodata narasi penulis maksimal 25 – 50 kata.
§  Posting kembali info event ini (boleh tanpa poster) di Facebook atau Blog masing-masing (untuk catatan di Facebook, tag minimal 25 orang).
Syarat dan Ketentuan Lainnya:  Untuk memudahkan komunikasi dan syarat utama dalam mengikuti event ini, setiap peserta harus:
§  “like” Fanspage Efarasti Publishing : https://www.facebook.com/efarastipublishing 
§  Follow Blog Efarasti Publishing di sini: http://efarastipublishing.blogspot.com/
Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah/ karya terbaiknya.Selama event ini berlangsung naskah yang masuk tidak dapat ditarik kembali dan tidak diperkenankan diikutsertakan pada event lainnya.File naskah yang sudah di-download diganti/ diberi nama sebagai berikut:LDR#Nama Pena#Judul Cerpen Contoh: LDR#Hilda Soraya#Cinta Jangan Bersunyi
§  Kirimkan naskah Anda ke alamat E-mail:
undanganefarasti@yahoo.com
Naskah dikirim dalam bentuk lampiran (attachment), bukan di badan e-mail.
Hadiah untuk Para Kontributor:
Batas waktu pengiriman naskah (deadline): Sabtu, 11 Januari 2014 (bertepatan dengan 6th Anniversary Pernikahan Ratu Elia Yuanita, S.Si) Jam: 23:59 WIB Catatan:
“Kami nantikan karya terbaik rekan-rekan.” Wasssalamu’alaikum, Wr.Wb. 
Efarasti Publishing


Sabtu, 04 Januari 2014

Ada Apa dengan Terompet? O.o

Assalamualaikum Sobat :D

Aneh gak judul aku?? hehe.. pasti pada bertanya-tanya kenapa judulnya bisa begono noooh...

Sebenarnya aku dapat inspirasi menulis beginian dari adik aku yang paling bontot si Memet gemblung yang selalu LAFAAAAAR!! hehhe...

Ceritanya gini, pas sorenya mau malam tahun baru kemaren kan banyak tu di pinggir jalan orang jual terompet. Yaudah, adik aku pengen beli lah. Kerjaannya sepanjang jalan mintaaaaaa terompet mulu sama Ibu, yaa muak aku jadinya gara-gara suaranya yang kayak burung pelatuk itu. Dan setelah aku cerita-cerita tentang terompet,baru lah si gemblung diam dan gak jadi minta beli terompet (wkwkwkw :D *ketawa jahat).

Ayoooo ngaku, siapa yang beli terompet untuk tahun baruaan??? terus terompetnya ditiupin sampe ntu terompet suaranya ilang dan rusak?? Ayooo, ngaku ajaa, gak bakal aku ngepet kok, haha

Sebenarnya tahun baru itu gak bakal lengkap dan heboh tanpa adanya dan hadirnya terompet, setuju???

Ok, pasti semua setuju, tapi tau gak Sob di balik sosok terompet yang heboh dan menarik itu banyak tersimpan berbagai rahasia yang sulit kita ketahui ( yaa ampuuunn, lebay nyaaa:D)

Dari pada bingung dan bengong yukk dimari kita bahas mesamee...

Supaya panca indra kita menangkap segala hal yang terjadi (jiaaaaah) maka dari itu, menurut para ilmuwan yang ahli di bidangnya mengatakan kalau otak itu lebih bisa nangkep kalau pake penggambaran, maka dari itu aku akan berikan gambaran untuk para Sobat sekalian. hehe



Dari gambar diatas apa yang bisa Sobat tangkep? Nooh, Sobat liat ada seorang bapak pake jaket keabuan lagi niupin terompet yang sedang di jual. Naaaaah, gimana??? mulai terbuka gak cakrawala Sobat sekalian?? hehhe...

Itu gambar aku tangkap pas lagi macet-macetnya di jalan menuju ke Danau Singkarak. Dan gak sengaja terpotret orang yang lagi niupin terompet. Singkatnya begini Sob,

Pertama, Terompet itu dibuat pasti ada kelayakan uji coba dari si pembuatnya, bener gak?? terompet yang telah siap dibuat dan dikasih alat tiup pasti bakal dicoba alias ditiup oleh pembuatnya. Aiissshhhhh, gak kebayang kan, ternyata terompet yang dijual itu udah gak steril lagi, abisnya udah di tiupin dulu. Kan jorok banget.

Bukan maksud aku sok steril gitu Sobat, tapi kita emang kudu harus jaga kebersihan aja. Semua yang harus dijual emang kudu steril biar gak terjadi kerugian disalah satu pihak, yaaa gakk??

Kedua, pastinya gak cuma si pembuat aja yang niup-niup ntu terompet, para pembeli yang ingin beli terompet pinggir jalan pasti bakal nyobain ntu terompet, malah mungkin semua terompet kali yeee di cobain. Ueeekk, bekas mulut ke mulut Sob, gak kebayang kan?

Ketiga, kalau udah mulut yang nempel, so pasti apa lagi coba yang nempel kalau gak uap dari mulut dan enzim yakni air liur... (eeuuhhhhh) kalau udah itu noooh yang nempel, naudzubillah banget dah. Kita kagak tau Sob, apa yang ada di dalam mulut orang, ntah dia rajin gosok gigi ntah dia rajin jaga kebersihan mulut,kan kita gak tau. Jadi segala jenis kuman kan bisa bersarang tuh di dalam terompet yang bakal ditiup.

Keempat, naaaah.. apalagi ni kalau bukan debu, jelas-jelas dijual di pinggir jalan, apalaaah kalau gak debu yang nempel. Segala jenis debu menempel di terompet. Mending kalau terompetnya dicuci dulu.

Masalahnya yang kebanyakan yang beli-beli terompet itu adalah anak-anak yang gak tau apa-apa, ya kita yang udah punya pikiran ini lah yang harus ngasih tau sedetail-detailnya.

Contohnya adik aku si Memet yang langsung diam seribu bahasa setelah aku katakan hal yang demikian dan gak tertarik lagi mau beli terompet, wkkwkw:D

Apa yang aku paparkan diatas bukan bermaksud ngerendahin atau membuat down orang-orang pengrajin terompet. Tapi ini sebenarnya adalah salah satu hal yang harus kita ketahui, karena akibatnya bisa fatal apalagi kalau dialami oleh anak-anak dibawah umur. Segala macam penyakit atau kuman akan gampang tertular.

Kalau sudah begitu kan kita jadi malas mau beli, maka dari itu disinilah kreativitas kita dituntut. Kalau kita ingin lebih aman ya buat sendiri dan cari bahan-bahan sendiri. Mungkin aku gak bakal ngasih tau cara buat terompet itu sendiri. Tapi sobat-sobat bisa googling sendiri yang cara2 nya pasti banyak banget di dalam google. Tinggal Sobat praktekkan.

Nah, bagi sobat yang udah terlanjur niup-niup terompet yang di beli di pinggir jalan atau terompet apapun, yaaaa jangan menyesal, bagaimana pun itu telah terjadi (wkwkkwk :D)

Itu aja Sob yang pengen aku post, mudah-mudahan bermanfaat yaaa ...Selamat Mencobaa!! Wassalam

Travelling Part II, di Tahun Baru

Assalamualaikum Sobat di siang yang sedikit mendung ini :D

Walaupun badan lagi gak enak, pilek, batuk dan badan ngilu mendera jiwa (lebaaaayy :D) sesuai janji, aku bakal berbagi lanjutan liburan aku di Sumatra Barat Part II, hehehe. Liburan yang singkat kemaren itu sebenarnya  masih belum puas banget. Ya tapi mau gimana lagi. Mumpung menuntut ilmu itu lebih penting, ya aku harus rela liburan pake kebut-kebutan.

Dihari ketiga di kampung tepatnya di tanggal 1 Januari 2014, aku bersama keluarga paginya kira-kira jam 9 pagi langsung capcus menuju Bukit Tinggi. Penasaran taak ngapain aku ke Bukit Tinggi? Ahaha.... Aku akui banget kalau yang namanya ke Bukit Tinggi itu sedikit membuat aku bosan, soalnya kalau pulang kampung mainnya pasti ke Bukit Tinggi, kalau gak liat jam gadang atau gak shopping baju dan kain2 bordiran (ibu biasanya yang belanja). Tapi tak apa,walaupun bosan, aku tetap suka sama alamnya yang hijau, hehhe

Kali ini tujuan aku ke Bukit Tinggi adalah ke dua tempat yaitu ke Ngarai Sianok yang ada Janjang Koto Gadang dan Lobang Jepang. 

Kalau ke Lobang Jepang sih aku udah pernah waktu kecil-kecil dulu, ke Jenjang Koto Gadang Ngarai Sianok ini yang belum pernah ni Sob. Waktu itu cuaca sempat gak mendukung Sob, biasa.... Indonesia kan lagi musim penghujan gitu.

Walaupun mendung dan kabut yang sedikit tebal, aku bersama keluarga tetap pergi berwisata dan gak lupa Papa mimpin doa supaya gak hujan pas sampai tujuan. Ya  kalau hujan gak bisa jalan-jalan dong :( dan alhamdulillah akhirnya gak hujan ...yeeeeeeeeeeeeee... :D

Sob, gak apa ya kalau aku berbagi foto-foto bersama keluargaku, haha... pengen ajaa berbagi kebahagiaan bareng keluarga ke Sobat-Sobat sekalian, hehe...Ini dia beberapa pictures aku dan keluarga.

Tempat yang pertama kali aku kunjungi adalah Lobang Jepang Sob, udah ada yang pernah kesini tak?? jom yang belum pernah kesini ikutan mampir, hehe... Setidaknya kita bisa tau kan seberapa besar lobang Jepang ini yang di buat oleh orang-orang pribumi pada zaman penjajahan. Ya sobat tau lah pekerjaan mereka ini di sebut juga dengan Romusha. Dan untuk menjaga kerahasiaan lobang ini, semua pekerja dibunuh Sob. Betapa kejamnya penjajah dulu. Sungguh beringas.




Ketika kita akan memasuki Lobang Jepang ada baiknya baca denah dulu, biar gak tersesat.
Di dalam Lobang Jepang terdiri dar bayak ruangan ada ruang dapur, teater, amunisi, dll




Ngeri sendiri pas liat nih lobang...hahhah :D


Narsis dulu nihh bareng keluarga:D

Awalnya sempat ragu juga Sob, mau masuk lobang Jepang. Soalnya pas kami pengen masuk, eh gak taunya ada orang kesurupan. Kata bapak2 yang jualan di sekitar situ, sejak ada uji nyali di dalam lobang Jepang banyak orang yang sering sekerupan yang gak tau kenapa. Padahal selama ini gak ada orang yang kesurupan. 

Ya mendengar itu aku langsung tersintak dan takut lah Sob, tapia adik aku yang paling bontot nakalnya minta ampun, dia pengen banget masuk kesana. Yaudah deh, dengan bekal al-Fatihah akhirnya kami tetep masuk ke dalam dan gak ada hal-hal aneh yang terjadi.

Setelah menapaki terowongan lobang Jepang nanti kita bakal tembus ke panorama Ngarai Sianok. Nanti disana ada Janjang seribu Koto Gadang yang dikelilingi dengan tebing-tebing. Aku sih gak ngitung jenjangnya 1000 apa enggak. Tapi pas aku menaikinya sumpah kayak beneran tangganya ada 1000 padahal aku rasa jenjangnya ini gak 1000 loh, tapi menaikinya udah berdebar kencang dan ngos-ngosan aja nih dada. Cocok dah buat olah raga. Ini dikarenakan kita menaiki tangga yang mendaki dan berliku-liku, tapi tak apaa, enjoy banget malah. 

Janjang Koto Gadang ini baru di resmikan tahun 2013 ini Sob, dan disebut The Greatwall of Koto Gadang. Orang bilang jenjang Koto Gadang ini tembok cinanya Indonesia... Weleh welehhh, bangga ding jadi orang Indonesia. Liat tembok Cina gak perlu jauh-jauh lagi ke Cina, noooooh ada di Indonesia kita tercinta. Kapan lagi kita mencintai apa yang ada di negara kita, ya gaakk?? :D

Kata Ibu, siap mendaki enaknya makan samba lado ijau itik. Tapi lantaran kami banyak yang gak suka itik, yaudaah, gak jadi makan itik..hehhe

Ok, let's check it out the pictures:*


Noooh Sob, di belakang aku itu ada tangganya tuhh, nanti kita bakal naikin ituu... 


Ini dia tembok Cinanya Indonesia, walau gak mirip tapi kan sama-sama tembok (gubraaakkk...)



Nah, disini ada tanah lapang, tepatnya ini di Ngarai Sianoknya Sob, kata Ibu disini biasanya banyak orang-
orang kemping, yang dari luar kota...



Ngarai Sianok dan sawah yang membentang ini Sob...


Sangat melelahkan :D


Ini dia tugu Janjang Koto Gadang...
Btw ada yang tau gak apa arti Janjang??
Janjang itu arinya tangga Sob... hehhe
Dulunya Janjang Koto gadang ini terbuat dari bambu yang banyak untuk nyebrang dari
Sianok ke Koto Gadang untuk aktifitas sehari-hari...

Setelah kami selesai menapaki anak tangga yang melelahkan akhirnya kami kembali untuk turun. Dan pulang menuju Pekanbaru. Karena hari yang masih siang, kami sempatkan untuk berkunjung kerumah saudara yang ada di Koto Panjang dan menjelang sore kami makan sate danguang-danguang di pasar Payakumbuh. Setelah itu belanja oleh-oleh khas Sumbar deh, apalagi kalau bukan "sanjai" yang kebanyakan kerupuk-kerupuk cemilan gitu.

Sanjai ini oleh-olah khas Sumbar banget. Biasanya bahan bakunya itu kebanyakan dari ubi, kelapa, sagu, pisang, gula aren, balado dan sebagainya. 

Sebelum capcus ke Pekanbaru, kami sempet berhenti di Kelok sembilan. Ada yang udah tau kelok sembilan takkk??? hehhe... Kelok 9 terkenal di Sumbar kerena jalannya yang turun dan mempunyai kelok yang sembilan dan terbilang keloknya runcing-runcing. Karena keloknya yang curam makanya pemerintah Sumbar membuat jalan layang untuk menggantikan kelok sembilan.

Pembangunan terbilang sudah cukup lama dikerjakan dan sekarang telah tahap finishing gitu kalau aku lihat. Kelok 9 ini baru aja diresmikan oleh Presiden kita SBY di tahun 2013 ini. Kalau aku lihat-lihat kelok 9 cocok banget jadi landmark terbaru Sumatra Barat, hehehe...


Ini lagi dibawah Fly Over nih...



Cantik taak kelok 9 kitaaa??


Nah, sekarang banyak yang jualan di tepi kelok 9 fly over, sebenarnya ini bahaya banget.
Apalagi para penjualnya juga kurang menjaga kebersihan, dan para pengguna jalan khususnya.
Sampah berserakan dimana-mana, aku harap kelok 9 pas udah siap banget, diharapkan bikin peraturan yang ketat biar terjaga.


Rame kan orang yang jualan dan yang berhenti??
bisa Sobat liat sendiri tuh di gambar :D



Nah, ini dia kelok 9 yang lama Sob...

Okaayy, itu saja postingan aku tentang travelling kebut-kebutan, hehe... Setelah aku di kelok 9 mampir-mampir foto aku sekeluarga langsung capcus ke Pekanbaru tercintaahh.... I'M COMING PEKANBARU BELOVED :*.... Semoga bermanfaat buat Sobat-Sobat dari luar kota yang akan berkunung ke Sumatra Barat... Salam hangat dari tanah Minang.. wkwkwkwk :D


Travelling Part I di Tahun Baru

Assalamualaikum Sobat semua :D

Weeeeeh, gak nyangka yaaa, sekarang udah tahun 2014 aja ... WELCOME TO 2014. Yang terpenting tahun kemaren yang jelek-jelek jangan diulang lagi ditahun 2014 ini, mari kita bikin hal-hal yang positif dan membangkitkan semangat kita untuk terus maju. 

Kalau kita pengen maju, ya harus berani untuk mencoba, karena gak semua hal itu bisa datang begitu saja menghampiri kita tanpa adanya usaha dan niat tentunya. (pande ngomong aja)

Oh iya, akhir tahun kemaren aku berlibur ke kampung halaman, walaupun sebelum pergi banyak halangan yang membuat pulang kampung selalu gagal dari yang direncanakan, tapi alhamdulillah terealisasikan juga. Kampung saya ada di Sumbar Sob, tepatnya di Sumatra Barat, Payakumbuh. Tau taaak?? :D tau lah, dekat banget kok sama Bukit Tinggi tempat kelahirannya Bapak kita sekaligus pahlawan kita Muhammad Hatta.

Sebenarnya ibu yang pengen banget yang pengen pulkam yaaaa,,,, pengen jenguk etek yang lagi sakit. Kasian loh Sob, baru aja siap melahirkan bayi laki2 yang lucu abiz, eh malah ibunya sakit. Ya, begitulah hidup, ada kalanya sehat dan ada kalanya sakit, sakit itu kan datangnya dari Allah, mana tau dari sakit yang dialami etek, etek semakin bersabar dan cepat sembuh, kasian dedeknyaaaa O:)

Oh iya, Sob, diliburan tahun baru yang singkat kemaren, aku di kampung selama tiga hari dari tanggal 30 Desember- 1 Januari. Singkat banget kan liburannya??? :( 

Tapi gak apa, walaupun singkat, aku pengen berbagi keseruan aku selama berlibur. Setelah menjenguk etek yang sakit, aku sekeluarga langsung capcus travelling ke tempat wisata. Sebenarnya ni tempat wisata udah pernah aku kunjungi sebelumnya ketika masih kecik-kecik, hehe...Karena aku punya adik yang telat lahir, yaaa berarti kan belum pernah kesana toh si kecil. Makanya di ajak ke tempat wisata lagi. hehe. 

Yap, bagi yang belum pernah ke Sumbar apalagi belum pernah mengunjungi Danau Singkarak, mending ayooooo, lanjut baca disini !hehhe... Danau yang ada di Sumbar ada Danau Singkarak dan Danau Maninjau. Tapi  tujuan kami kali ini adalah ke Singkarak. 

Pergi naik mobil pribadi tentunya asik Sob, bisa lebih leluasa mau kemana,hehe...Sempat ragu mau otw ke Singkarak melihat cuaca yang waktu itu gak bersahabat, mulai dari mendung, dan kabut yang nampak telah menyelimuti bukit-bukit. Alhasil papa inisiatif berdoa dulu sama Allah biar gak hujan. Hehhe... Dan alhamdulillah doa Papa dikabulkan Allah deh. Berangsur-angsur kabut keliahatannya gak tebal lagi dan langitpun tampak cerah walau di sekitar Danau agak berkabut.

Oh yaa, sedikit tentang Danau Singkarak. Danau Singkarak ini terletak di jalan arah menuju Solok, dan salah satu Danau terbesar di Sumatra setelah Danau Toba. Yang aku lihat, danau singkarak terkenal juga dengan ikan bilih. Airnya jernih dan pemandangannya indah dan adem banget. Di sepanjang danau banyak dijual berbagai oleh-oleh khas Singkarak, dimulai dari pernak-pernik, berbagai jenis ikan yang telah di olah dan siap untuk dimakan sekalian oleh-oleh, dan berbagai tempat wisata kuliner yang makknyoss abis sambil disuguhi pemandangan alam yang indah :D pokoke gak bakal rugi kalau berkunjung ke Danau Singkarak.

Ini diaa keluargaku dan Danau Singkarak :))


Ini dia pemandangan alam Danau Singkarak
Cantikkan :))


Nah, ini Ibu saya, walaupun narsis, tapi ternyata keliahatan bagus,
pemandangan alamnya juga kelihatan, ya gak Sob?? hehehe


Ternyata di tempat pemberhentian Danau Singkarak ada teman mainnya juga, ada ayunan
hehhee... mau ikutan??? :D 


 Main ayun-ayun sekalian narsis dulu bersama adik :))



Ibu sama Papa euyy
kembali manikmati masa muda, foto-foto berduaa :D


Di tepi Danau Singkarak ni Sob...


Bersama adik-adik,
dulu tuh aku yang paling tinggi, lah sekarang adik-adik aku 
udah pada tinggi dan gede semua :D


Nah, ini dia Sob,setelah kami selesai bermain-main dan berfoto ria sambil makan siang di tepi Danau Singkarak, Papa tancap gas berangkat menuju Solok. Kasian sih Papa, kerjaanya nyupir mulu :( tapi untung Papa sabar mau ajak kami jalan-jalan habisin akhir tahun.

Ke kebun teh di Solok sih sebenarnya mau numpang foto, hehe. Kebun teh di Solok kayak di Bogor euy, pokoknya kalau mau hunting foto cocok banget lah. Banyak nih, yang ambil foto disini. Tempatnya dingin dan pemandangan alamnya Subhnallah banget. Cocok buat merilekskan pikiran kita yang stress. Pemandangan alam hijau itu memang menyejukkan mata dan pikiranlah pokoknya.


Ini dia pemandangan alam Solok



Ini dia foto aku dikebun teh bersama adik... baguskan pemandangannya Sob??? 

Karena hari dah keburu sore, akhirnyaaku sekeluarga balik arah kembali menuju Payakumbuh, dan lewat lagi deh ke Danau Singkarak. Sempat berhenti sejenak di pinggir jalan. Kemudian gak beberapa lama hujanpun turun mengguyur alam Danau Singkarak. Alhamdulillah... Jalan-jalan kali ini diberkahi Allah rasanya  dan lancar banget, yang awalnya takut bakal turun hujan gak taunya setelah main-main selesai hujanpun turun.




Makan-makan di tepian Danau Singkarak bersama keluarga :))


Nah, itu dia, liburan aku di hari pertama bareng keluarga di Danau Singkarak. Pulangnya udah malam,,, yaaa ketika itu adalah malam tahun barunya. Sampai di rumah nenek udah jam 11 malam. Jadi kami berada diperjalanan selama malam menuju tahun baru. Melihat-lihat kemeriahan penyambutan tahun baru di sepanjang jalan. Apalagi pas di bukit Tinggi. Bukit Tinggi memang rame banget pas malam tahun baru. Macetnya minta ampun luar biasa, yang biasanya dari Bukit Tinggi ke Payakumbuh gak sampai satu jam, eh gak taunya karena macet hampir tiga jam di jalan. Tapi tahun baru kali ini berkesan banget lah. Melihat-lihat sekeliling menyambut tahun baru disertai orgen-orgen dan tak lupa pula kembang api yang berhamburan di atas langit Sumatra Barat.

Seneng tahun baru kemaren :)) Wassalam Sobat, met istirahat, tunggu postingan aku selanjutnya yaaaa... :))